Menteri Agama Resmikan Asrama Haji dan Embarkasi Bekasi

Menteri Agama Resmikan Asrama Haji dan Embarkasi Bekasi

BEKASI – Kementerian Agama (Kemenag) meresmikan Gedung Asrama Haji Mina D dan Muzdalifah Embarkasi Jakarta – Bekasi di Jalan Kemakmuran No 72, Kota Bekasi, Rabu (7/2/2018). Gedung untuk kebutuhan haji tersebut diresmikan langsung Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

”Diresmikannya gedung ini, menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji,” kata Lukman Hakim Saifuddin. Menurutnya, Kementerian Agama terus meningkatkan perbaikan, pelayanan dan pembangunan asrama-asrama haji dan embarkasi di Indonesia.

Lukman menjelaskan, ada sekitar 21 asrama haji dan embarkasi umroh dan haji yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp494 miliar. Sehingga, perbaikan dan pembangunan asrama haji dan embarkasi juga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan untuk seluruh jamaah haji.

Bahkan, kata dia, desain asrama haji betul-betul disamakan dengan hotel-hotel yang ditempati para jemaah haji, baik di Madinah maupun di Mekkah. Pasalnya, Kementerian Agama telah menetapkan standar hotel yang disewa untuk ditempati para jemaah haji minimal bertaraf bintang tiga.

Lukman berharap, dengan kondisi asrama haji yang disesuaikan dengan fasilitas hotel di Arab Saudi tersebut, gedung baru ini tidak hanya semakin memperbesar kapasitas daya tampung, tetapi juga memudahkan jemaah dalam mempersiapkan diri sebelum bertolak ke tanah suci.

Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H A Buchori menambhahkan, Asrama Haji dan Embarkasi Jakarta-Bekasi kini mampu menampung 4 kloter jamaah dari seluruh Jawa Barat.”Sebelumnya, sejak 2001 hingga 2016, hanya bisa menampung 3 kloter,” tambahnya.

Buchori mengatakan, gedung yang dibangun dengan dana SBSN sebesar Rp53 miliar ini dapat menampung 1 kloter dengan jumlah jamaah per kamar sebanyak 4 orang, sehingga Jamaah haji merasa nyaman untuk beristirahat di Asrama Haji yang berlokasi di Kota Bekasi ini.

Untuk itu, kata dia, dengan terbentuknya asrama haji ini, tidak terlepas dari peran serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan dukungan berupa penyediaan lahan seluas 30.984 m2.”Jadi, asrama haji ini sudah layak untuk melayani warga di Jawa Barat dan sekitarnya,” tukasnya.

(pur)

Pemondokan Jemaah Setaraf Hotel Berbintang 3

Pemondokan Jemaah Setaraf Hotel Berbintang 3

Jakarta (Sinhat)–Jemaah haji saat berada di Makkah menempati pemondokan yang berbeda-beda. Ada yang letaknya dekat ke Masjidil Haram, namun ada juga yang berjarak agak jauh.

Untuk menentukan pembagiannya agar adil, dilakukan sistem qur’ah, yakni dengan cara pengundian. Proses pengundian sudah berjalan di Jakarta pada tanggal 22 Juni lalu dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan dihadiri para pejabat Kementerian Agama di daerah termasuk para pengawas haji.

Total ada 117 hotel di Makkah untuk ditempati sekitar 152 ribu jemaah Indonesia. Mereka tersebar berdasarkan kloter dan embarkasi keberangkatan.

Ada pun pemondokan-pemondokan tersebut terbagi ke dalam enam wilayah, yang terdiri dari Jarwal/Biban, Misfalah/Nakasah, Mahbas Jin, Aziziyah, Raudhah dan Syisah. Pemondokan di Makkah dalam lingkup layanan 52 Maktab yang terbagi menjadi 9 sektor.

Wilayah-wilayah di atas dipilih karena mudah dikenali dan diakses, area jalan yang cukup landai dan akses transportasi yang lebih mudah. Semua pemondokan sudah berstandar hotel berbintang 3 dan 4 dengan jarak terjauh maksimal 4,5 kilometer dari Masjidil Haram.

“Intinya adalah bawa karena masing-masing hotel itu punya lokasi berbeda dari Masjidil Haram. Jadi, demi menegakkan keadilan, supaya tidak ada yang iri satu jamaah dengan yang lainnya. Maka cara yang selama ini kita terapkan adalah dengan diundi. Dengan diundi penempatan jemaah semata-mata undian itu yang menentukan,” kata Menag Lukman.

Para jemaah nantinya akan beraktivitas sehari-hari menggunakan bus salawat. Bus itu akan beroperasi selama 24 jam di luar puncak haji, untuk melayani jemaah dari pemondokan ke Masjidil Haram. (madin/mch/ar)

Penambahan Kuota Diharapkan Percepat Keberangkatan Calon Haji

Penambahan Kuota Diharapkan Percepat Keberangkatan Calon Haji

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengumumkan kuota haji Indonesia pada tahun ini bertambah menjadi 221 ribu orang. Penambahan kuota haji disambut positif pegiat usaha perjalanan ibadah haji dan umrah di Tanah Air.

“Itu kabar yang bagus sekali bagi jamaah haji Indonesia. Dengan demikian kita harapkan jumlah antrean calon jamaah haji berkurang,” ujar Genera Marketing Alia Go, Rudianto Prasetyo di sela-selau launching both Alia Go di Cipinang Indah Mall, Jakarta, Sabtu (14/2/2017). (Baca juga: Kuota Haji Indonesia 2017 Sebanyak 221 Ribu Orang)

Dengan penambahan kuota haji, Rudianto mengatakan, banyak yang harus dipersiapkan penyelenggara untuk memberangkatkan jamaah hajinya tahun ini.

“Di antaranya tentu akan lebih banyak lagi hotel, bus, dan tiket pesawat yang harus dipersiapkan penyelenggara dari tahun-tahun di mana pemotongan kuota jamaah berlaku,” katanya.

Untuk itu, Rudianto pun menyarankan, agar pemerintah dan penyelenggara swasta bergerak cepat mempersiapkan akomodasi bagi jamaah Indonesia.

“Kita harus bergerak cepat. Karena, bukan kita saja yang sudah dikembalikan kuotanya. Jangan sampai kita ketinggalan dari negara-negara lain yang lebih dulu mendapatkan hotel-hotel yang terbaik di sana,” katanya.

Dia berharap jamaah ke Tanah Suci lebih cepat, khususnya haji khusus yang saat ini antreannya atau daftar tunggunya sudah mencapai di atas lima tahun

Senada dengan Rudianto, penyanyi Rossa di lokasi yang sama juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang sudah mengembalikan kuota haji Indonesia secara normal kembali.

Hj. Maimunah

Hj. Maimunah

Alhamdulillah, perjalanan saya selama menunaikan ibadah umroh bersama HiraTour memberikan kesan serta pengalaman rohani yang bermanfaat dan InsyaAllah membawa perubahan yang positif dalam hal peningkatan kualitas ibadah serta bertambahnya wawasan agama.Sangat tepat rasanya jika kami sekeluarga, bersebelas orang serta 21 jamaah yang lain mempercayakan kepada Hira Tour untuk mendampingi kami menjalankan ibadah selama di Madinah dan di Makkah.Mudah-mudahan Allah berikan kepada kami kesempatan untuk beribadah lagi di Tanah suci bersama Hira Tour. Amin

Siti

Siti

Alhamdulillah,umrah akhir ramadhan bersama hiratour puas sekali,sesuai sunnah nabi dan pelayanan yang memuaskan..trims Hira,next time akan berumrah lagi dengan hira

Dillah

Dillah

Alhamdulillah, sejak tahun 2005 saya dan keluarga selalu menggunakan jasa hira tor,selalu puas dengan pelayanan yang diberikan hira tour. semoga selalu sukses hira dan team

Dede

Dede

Saya umrah dengan keluarga yang berjumlah 45 orang,alhamdulillah semua keluarga puas dengen pelayanan hiratour,tahun depan insya allah berangkat 50 orang umrah plus dubai

H. Odong

H. Odong

Terima kasih hira tour sudah memberikan pelayanan terbaiknya kepada saya dan istri saat berhaji, semoga saya diberikan kesempatan lagi oleh allah swt supaya bisa berumrah dengan hira

Tiba Di Arab Saudi, Temus Haji Akan Dibekali Pelayanan Prima

Tiba Di Arab Saudi, Temus Haji Akan Dibekali Pelayanan Prima

Jeddah (Sinhat)–Temus haji dari unsur mahasiswa yang sudah tiba di Saudi akan segera bergabung dalam acara Orientasi Tenaga Musiman yang diselenggarakan PPIH selama 2 hari di KUHI. Acara ini akan  dibuka secara resmi oleh Duta Besar Indonesia untuk Saudi Arabia Agus Maftuh Abegebriel hari ini pukul 8.00 waktu Arab Saudi.

Orientasi ini bertujuan membekali para petugas dari unsur mahasiswa dan mukimin berikut dengan para tenaga pendukung kesehatan yang berjumlah 364 tenaga yang juga berasal dari mukimin di Saudi Arabia.

“Mereka akan dibekali pengetahuan terkait dengan pelayanan maksimal kepada jemaah haji meliputi keimigrasian, perlindungan warga, kebijakan umum haji, dan lain-lain,”ucap Staf Teknis Haji 1 Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) Ahmad Dumyathi Bashori di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Rabu (03/08/2016) saat menerima kedatangan para mahasiswa yang akan melayani jemaah Indonesia. (ha/ar)